Erdinc Aksoy
02 Februari 2018•Update: 02 Februari 2018
Erdinc Aksoy
HATAY, Turki
Roket yang diluncurkan oleh teroris PYD/PKK dari distrik Afrin,Suriah ke Turki pada Rabu dipastikan buatan Rusia, kata sumber militer Turki kepada Anadolu Agency.
Salah satu roket, yang mendarat di distrik Kirikhan, provinsi Hatay, dekat perbatasan Turki-Suriah, adalah rudal anti-tank 9M113 Konkurs buatan Rusia, kata sumber yang tak ingin disebut namanya itu.
Bagian rudal tersebut saat ini telah dibawa ke Hatay untuk penyelidikan yang lebih lanjut.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Sejak awal operasi tersebut, teroris PYD/PKK telah meluncurkan sejumlah serangan roket ke provinsi Kilis dan Hatay di Turki hingga menewaskan lima warga sipil dan melukai 73 lainnya termasuk anak-anak. Tercatat sebanyak 52 roket ditembakkan dari wilayah Afrin, barat laut Suriah.