Pizaro Gozali Idrus
15 Desember 2021•Update: 16 Desember 2021
JAKARTA
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terdapat tujuh orang terluka dan ratusan rumah rusak akibat gempa dengan magnitudo 7,4 yang berpusat di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa.
Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan hingga Selasa malam pihaknya mencatat tujuh orang terluka akibat gempa bumi tersebut.
Selain itu, total ada 346 rumah rusak akibat gempa di mana 134 rumah mengalami rusak berat dan 212 lainnya rusak ringan.
"Selain itu, ada 3 unit gedung sekolah, 2 tempat ibadah, 1 rumah jabatan kepala desa dan 1 pelabuhan rakyat yang juga terdampak gempa," jelas Abdul dalam keterangannya.
Abdul juga mengatakan sebanyak 770 orang warga Kabupaten Sikka dikabarkan harus mengungsi pasca gempa tersebut.
Para pengungsi tersebar di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, Gedung SIC dan Aula Rumah Jabatan Bupati Sikka di NTT.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami di Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara pasca-gempa dengan magnitudo 7,4.
Gempa berpusat di sekitar Larantuka, NTT.