Türkİye, Dunia, Ekonomi, Analisis

Ekspektasi positif terhadap ekonomi Turkiye tercermin pada indeks kepercayaan

Indeks kepercayaan ekonomi Turkiye naik menjadi 100,7 pada Februari, melampaui ambang batas optimisme untuk pertama kalinya dalam 11 bulan terakhir

Mert Davut  | 27.02.2026 - Update : 27.02.2026
Ekspektasi positif terhadap ekonomi Turkiye tercermin pada indeks kepercayaan

ANKARA

Menurut rangkuman yang dihimpun Anadolu, indeks kepercayaan yang mencerminkan ekspektasi konsumen dan sektor riil terhadap kondisi ekonomi umum menunjukkan tren positif pada Februari.

Indeks kepercayaan ekonomi yang diumumkan oleh Badan Statistik Turkiye (TurkStat) naik 1,4 persen dari 99,4 pada Januari menjadi 100,7 pada Februari. Dengan demikian, indeks tersebut berada di atas ambang batas 100.

Indeks ini mencapai level tertinggi sejak Maret 2025. Nilai pada Februari menjadi yang tertinggi dalam 11 bulan terakhir, mendekati level 100,8 yang tercatat pada Maret 2025.

Indeks kepercayaan konsumen juga meningkat 2,3 persen secara bulanan menjadi 85,7 pada Februari. Angka tersebut merupakan level tertinggi dalam 11 bulan terakhir.

Sementara itu, indeks kepercayaan sektor riil naik 1,1 persen dibanding Januari menjadi 104,1 pada Februari. Ini menjadi level tertinggi dalam 28 bulan terakhir. Sebelumnya, indeks ini tercatat 105,3 pada Oktober 2023.

Indeks kepercayaan sektor perdagangan ritel juga naik menjadi 115,9, level tertinggi dalam 12 bulan terakhir.

Adapun indeks kepercayaan sektor jasa bergerak datar pada Februari di level 113,8, mempertahankan posisi tertinggi dalam 10 bulan yang dicapai pada Januari menjadi 11 bulan berturut-turut.

Permintaan domestik dapat menopang level ini

Ketua Departemen Ekonomi Fakultas Ilmu Ekonomi dan Administrasi Universitas Ekonomi dan Teknologi TOBB, Prof. Dr. Talha Yalta, mengatakan bahwa naiknya indeks kepercayaan ekonomi di atas ambang 100 menunjukkan bahwa pandangan optimistis terhadap ekonomi mulai lebih dominan dibandingkan pandangan pesimistis.

Namun, ia menekankan bahwa indikator semacam ini lebih mencerminkan ekspektasi dan persepsi dibandingkan kinerja ekonomi yang telah terealisasi.

“Karena itu, nilai di atas 100 tidak serta-merta berarti pertumbuhan kuat atau pemulihan permanen telah dimulai. Mengingat dalam dua tahun terakhir indeks sebagian besar berfluktuasi di kisaran 95–100, kenaikan pada Februari lebih tepat dibaca sebagai sinyal normalisasi ketimbang sebuah titik balik. Yang terpenting adalah apakah perbaikan ini dapat dipertahankan dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dinamika permintaan domestik serta faktor musiman pada musim semi dan panas dapat membantu menjaga level tersebut.

Menurut Yalta, berdasarkan subindeks terlihat adanya tren perbaikan umum dalam ekonomi, meskipun belum merata di seluruh sektor.

Ia menyebut bahwa bertahannya indeks kepercayaan sektor riil di atas 100 dalam waktu lama menunjukkan ekspektasi produksi dan pesanan perusahaan relatif kuat.

Level tinggi pada sektor jasa dan perdagangan ritel juga mencerminkan optimisme yang berhati-hati di pasar.

Sebaliknya, indeks kepercayaan konsumen yang masih berada di bawah 100 menunjukkan rumah tangga tetap bersikap hati-hati. Sementara itu, rendahnya kepercayaan di sektor konstruksi mengindikasikan kondisi pembiayaan dan tekanan biaya masih membatasi keputusan investasi.

“Gambaran ini menunjukkan adanya pemulihan dalam ekonomi, tetapi belum sepenuhnya seimbang dan tersinkronisasi,” katanya.

Harapan agar tren positif menjadi permanen

Yalta menegaskan bahwa kepercayaan merupakan “bahan bakar tak terlihat” bagi perekonomian.

“Kami berharap kenaikan yang terlihat pada data Februari tidak hanya menjadi suasana musiman sementara, tetapi berubah menjadi tren permanen. Untuk itu, stabilitas makroekonomi, keberlanjutan kebijakan yang dapat diprediksi, dan kemajuan dalam memerangi inflasi sangatlah penting,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tertinggalnya kepercayaan konsumen dibanding indeks lainnya menjadi mata rantai yang masih perlu dilengkapi.

Menurutnya, konsistensi dalam proses disinflasi dan perbaikan ekspektasi inflasi akan membantu memperkuat kepercayaan di seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai kesimpulan, ia menekankan bahwa untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, bukan hanya produsen tetapi juga konsumen harus terbebas dari ketidakpastian terhadap masa depan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.