Turki

Uni Eropa dan Turki gelar dialog tingkat tinggi tentang kesehatan masyarakat

Kepala Kesehatan UE Stella Kyriakides dan Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca membicarakan isu seputar pandemi Covid-19 dan dampak perubahan iklim pada kesehatan

Agnes Szucs dan Selen Temizer   | 02.12.2021
Uni Eropa dan Turki gelar dialog tingkat tinggi tentang kesehatan masyarakat Uni Eropa dan Turki. (Foto file - Anadolu Agency)

BRUSSELS

Uni Eropa (UE) dan Turki mengadakan Dialog Tingkat Tinggi pertama mereka tentang kesehatan masyarakat pada Selasa untuk membahas tantangan pandemi virus korona dan berbagi pengalaman tentang penanganan sektor kesehatan terbaik.

Komisaris Kesehatan Eropa Stella Kyriakides dan Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca awalnya setuju untuk bertemu di Brussels tetapi memutuskan untuk mengadakan konferensi video karena situasi terbaru global terkait pandemi.

Kyriakides dan Koca bertukar pandangan tentang bagaimana meningkatkan kerja sama antara UE dan Turki mengenai ancaman kesehatan lintas batas sebagai prioritas yang jelas, termasuk dalam jangka pendek dalam perang melawan pandemi Covid-19, kata lembaga UE dalam sebuah penyataan.

Mereka juga sepakat untuk bekerja pada prioritas bersama untuk kesehatan mental, pengobatan dan pencegahan kanker, dan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan.

“Covid-19 menunjukkan tanpa keraguan bahwa kesehatan masyarakat melampaui batas,” kata Kyriakides, yang menyambut baik diskusi dengan rekannya dari Turki.

Dalam pertemuan itu, Koca mengatakan Turki telah berkontribusi ke 160 negara dan 14 organisasi internasional sejak awal pandemi, dan telah menyumbangkan sekitar dua juta dosis vaksin ke 11 negara.

Dia menambahkan bahwa upaya Turki terus menyumbangkan 10 juta dosis vaksin melalui fasilitas COVAX, sebuah mekanisme PBB untuk memberikan vaksin ke negara-negara kurang berkembang.

“(Turki) Kami telah menjadi salah satu negara yang paling siap menghadapi pandemi sejak awal dan siap untuk berbagi pengalamannya di bidang ini dengan semua pihak,” ujar dia.

“Sementara kita berjuang dengan pandemi yang telah mempengaruhi seluruh dunia selama dua tahun terakhir, kita perlu menjaga komitmen kita untuk memerangi masalah global seperti kesehatan mental, penyakit kronis, dan dampak perubahan iklim pada masalah kesehatan yang menjadi efek negatif terhadap ekonomi,” kata Koca.

Dia juga mencatat bahwa pembicaraan itu adalah kesempatan besar untuk mendorong kerja sama antar pihak dan mendukung proses aksesi Turki.

Kyriakides dan Koca sepakat untuk mengadakan pembicaraan lagi tahun depan, sementara pembicaraan antara pejabat UE dan Turki akan berlanjut di tingkat teknis.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın