Hayati Nupus
28 November 2020•Update: 30 November 2020
Yusuf Koyun
ADANA, Turki
Otoritas Turki pada Sabtu menangkap tujuh orang yang diduga terkait dengan organisasi teroris Fetullah (FETO), kelompok di balik kudeta yang gagal 2016 lalu di Turki, kata sumber keamanan.
Penangkapan oleh polisi anti-teror itu dilakukan dalam operasi serentak di kota metropolitan Istanbul, juga selatan Provinsi Adana dan tenggara Adiyaman, ujar sumber yang meminta agar namanya tidak disebutkan karena pembatasan berbicara kepada media.
Ketujuh orang itu dituduh menggunakan ByLock, apikasi pesan cerdas terenkripsi kelompok teror itu.
Satu berkas tersangka diserahkan ke pengadilan, sementara tiga lainnya dibebaskan di bawah kendali yudisial.
FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen, mengatur kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016, di mana 251 orang menjadi martir dan hampir 2.200 lainnya terluka.
Turki menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara lewat infiltrasi lembaga-lembaga Turki, terutama militer, polisi, dan pengadilan.
* Ditulis oleh Gozde Bayar