Duygu Yener, Yesim Sert Karaaslan
16 Mei 2018•Update: 16 Mei 2018
Duygu Yener, Yesim Sert Karaaslan
ANKARA
Warga Palestina yang terluka dalam serangan pasukan keamanan Israel pada aksi anti-pendudukan di Gaza pada Senin akan mendapatkan perawatan di Turki, kata menteri kesehatan Turki pada Selasa.
“Pertama, kami akan menerima korban luka dari Gaza di Ankara. Kami sudah menyiapkan rumah sakit kami sesuai dengan kondisi korban,” kata Ahmet Demircan kepada Anadolu Agency di Ankara.
Dia mengatakan, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Otoritas Manajemen Darurat (AFAD) dan militer Turki dalam hal ini.
Semua persiapan untuk membangun koridor udara untuk mentransfer korban yang terluka dari Gaza ke Turki telah dilakukan, tambah dia.
Demircan mengatakan mereka akan membawa warga Gaza cedera segera setelah pihak Palestina siap.
Dia menambahkan, mereka yang mengalami luka berat akan diprioritaskan.
"Di sisi Gaza [perbatasan], di tempat orang Palestina berada, korban luka berada dalam risiko besar karena kekurangan obat dan persediaan," ujar Demircan.
Ribuan warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Jalur Gaza sejak Senin untuk berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa memperingati Nakba dan memprotes pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah warga Palestina yang tewas akibat tembakan Israel pada Senin telah mencapai 61 orang.