Türkİye

Turki mulai vaksinasi narapidana, tahanan

Otoritas mengatakan 240 narapidana di 55 institusi terinfeksi Covid-19, kontak dengan luar dikurangi seminimal mungkin

Rhany Chairunissa Rufinaldo  | 19.02.2021 - Update : 19.02.2021
Turki mulai vaksinasi narapidana, tahanan Ilustrasi (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Aybuke Inal Kamaci

ANKARA 

Kementerian Kehakiman Turki pada Kamis mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 telah mulai diberikan kepada tahanan dan narapidana di lembaga pemasyarakatan.

Direktorat Jenderal Penjara dan Rumah Tahanan (CTE) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka melindungi kesehatan tahanan, narapidana dan personel pada tingkat maksimal tanpa mengganggu pelaksanaan layanan sesuai dengan saran dari Kementerian Kesehatan dan Dewan Penasihat Ilmiah.

Pernyataan itu mengatakan perencanaan dan pengaturan yang diperlukan dibuat untuk proses vaksinasi narapidana dan tahanan.

Menurut CTE, kontak dengan luar dan dalam dikurangi seminimal mungkin di 372 lembaga pemasyarakatan berkat upaya personel untuk menerapkan tindakan pencegahan COVID-19 dengan perawatan maksimal.

CTE menambahkan bahwa saat ini 55 dari 372 lembaga pemasyarakatan memiliki total 240 kasus positif, dua di antaranya dalam perawatan intensif, sementara 33 dirawat di rumah sakit.

Pada 14 Januari, Turki memulai program vaksinasi massal yang dimulai dengan petugas kesehatan bersama dengan pejabat tinggi untuk mendorong kepercayaan publik terhadap vaksin tersebut.



Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.