Aykut Karadag
19 April 2022•Update: 21 April 2022
ANKARA
Seorang tentara Turki tewas dalam operasi teror lintas yang baru diluncurkan Turkiye di Irak utara, terang Kementerian Pertahanan Nasional Senin malam.
Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Letnan Satu Omer Delibas terluka dalam Operasi Claw-Lock karena ledakan dari alat peledak improvisasi (IED) yang ditempatkan oleh teroris.
Dia gugur akibat luka-lukanya dalam perawatan rumah sakit meskipun semua upaya medis telah dilakukan, tambahnya.
"Karena insiden yang melukai kami dalam rasa sakit dan kesedihan yang mendalam, kami berharap rahmat Allah atas martir heroik kami dan mengirim rasa belasungkawa dan berharap kesabaran kepada keluarga, Angkatan Bersenjata Turki dan bangsa," tambah kementerian.
Sebelumnya Senin, Menteri Pertahanan Nasional Turkiye Hulusi Akar mengatakan meluncurkan operasi anti-teror lintas perbatasan baru terhadap tempat persembunyian kelompok teroris PKK di Irak utara.
Operasi Claw-Lock, di mana tim komando dan pasukan khusus mengambil bagian didukung oleh pesawat tak berawak (UAV), helikopter serang dan elemen artileri, secara khusus menargetkan daerah Metina, Zap dan Avasin-Basyan, kata Akar.
Teroris PKK sering bersembunyi di Irak utara untuk merencanakan serangan lintas perbatasan di Turki.
Operasi Claw-Tiger dan Claw-Eagle dimulai di wilayah perbatasan Irak utara pada tahun 2020 untuk memastikan keselamatan rakyat dan perbatasan Turki.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turkiye, AS dan Uni Eropa – telah bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.