Merve Berker
22 Juni 2022•Update: 22 Juni 2022
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membahas hubungan bilateral dan isu-isu regional, kata Direktorat Komunikasi Turki pada Selasa.
Dalam sebuah pernyataan, otoritas Turki mengatakan Erdogan dan Johnson berbicara tentang kerja sama pertahanan dan perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.
Di tengah krisis pangan global yang membayangi, Presiden Erdogan mengatakan harus ada upaya untuk mencari solusi terkait ekspor produk biji-bijian dari Ukraina.
Ada banyak gandum Ukraina yang tertahan karena konflik militer, yang menyebabkan kekurangan global dan kenaikan harga.
Rusia, yang dituduh menggunakan makanan sebagai senjata, mengatakan sanksi Barat harus disalahkan atas kekurangan pangan.
Erdogan pada Senin mengatakan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa Turki mempertahankan upaya bersama untuk memastikan ekspor gandum Ukraina melalui jalur Laut Hitam, yang akan "efektif dalam mencegah krisis pangan global."