Menhan Turki sebut Ankara akan terus berikan tanggapan terhadap ‘kelancangan’ Yunani
Ankara mengharapkan para sekutu bersikap objektif, kata Menteri Pertahanan Hulusi Akar
ANKARA
Ankara akan terus menanggapi “kelancangan Athena,” kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar pada Jumat, sambil mengecam provokasi berkelanjutan, tindakan ofensif dan tindakan ilegal Yunani terhadap Turki.
"Kami akan selalu menanggapi ketidaksopanan Yunani ini dan kami akan terus melakukannya," kata Akar pada upacara militer di provinsi Eskisehir.
Mengacu pada aksi provokasi Yunani baru-baru ini terhadap jet Turki di atas Laut Aegea dan Mediterania Timur, Akar mengatakan jet Turki saat itu sedang dalam misi NATO.
"Sejak 2 Juli, Turki memberi tahu tentang aktivitasnya kepada semua sekutu NATO, semua pihak mengetahuinya," kata Akar, seraya menambahkan bahwa "tidak mungkin" Athena tidak mengetahui tentang misi tersebut.
"Namun, mereka mencegat F-16 kami, yang sedang menjalankan tugas NATO. Yunani membuat pernyataan palsu dengan cara penyangkalan yang mengklaim 'Kami tidak tahu bahwa ini adalah pesawat Turki'," ujar menhan Turki.
Menekankan tindakan Yunani seperti ini "sangat bermusuhan dan salah," Akar mengatakan: "NATO dan negara-negara ketiga juga harus melihat tindakan Yunani. Kami telah memperingatkan semua sekutu kami soal Yunani.”
“Kami berharap mereka bersikap objektif. Mereka harus tahu bahwa tindakan Yunani dan retorika (soal Turki) tidak sejalan dengan persahabatan atau aliansi."
Menekankan Ankara dengan cermat mengikuti tindakan Athena yang mengabaikan hukum internasional, hubungan bertetangga yang baik dan persahabatan, menteri Turki mengatakan, “Kami melanjutkan tugas kami bukan sebagai beban bagi NATO dan sekutu kami, tetapi sebagai negara yang menanggung beban mereka."
Turki, anggota NATO selama lebih dari 70 tahun, telah mengeluhkan tindakan provokatif dan retorika berulang-ulang oleh Yunani di kawasan itu dalam beberapa bulan terakhir, dengan mengatakan langkah-langkah seperti itu menggagalkan upaya itikad baik untuk perdamaian.
Sejak awal 2022, pesawat-pesawat tempur Yunani telah melanggar wilayah udara Turki 256 kali dan mengganggu jet-jet Turki sebanyak 158 kali.
Kapal penjaga pantai Yunani juga melanggar perairan teritorial Turki sebanyak 33 kali.
