Rhany Chairunissa Rufinaldo
09 Maret 2021•Update: 10 Maret 2021
Merve Aydogan
ANKARA
Ilmuwan wanita Turki yang membantu mengembangkan vaksin Covid-19 pada kesempatan Hari Perempuan Internasional meminta wanita muda untuk memiliki visi yang luas dan mematuhinya dengan tegas.
Dalam pesan video yang diunggah di akun media sosial Forum Diplomasi Antalya, Ozlem Tureci membagikan nasihatnya kepada para wanita muda.
Tureci kemudian membagikan kutipan dari Amelia Boone.
"Pembalap rintangan paling kompeten di dunia pernah berkata: 'Saya bukan yang terkuat. Saya bukan yang tercepat. Tapi saya sangat pandai dalam penderitaan dan ketekunan'," ungkap sang ilmuwan.
“Bagi saya, ini berarti sebagai berikut: Memiliki visi yang luas dan mematuhinya dengan tegas, terlepas dari kendala yang Anda hadapi,” tambah dia.
Tureci juga mengirimkan salam kepada semua wanita dan memberi selamat pada Hari Perempuan Internasional.
Vaksin BioNTech-Pfizer dikembangkan oleh pasangan Ozlem Tureci dan Ugur Sahin, yang keduanya adalah anak imigran Turki di Jerman.
Pasangan yang mendirikan perusahaan farmasi BioNTech itu menjadi berita utama di media internasional dan dipuji secara luas sebagai "kisah sukses imigran".
BioNTech menargetkan untuk memproduksi total 2 miliar dosis vaksin tahun ini di enam fasilitas produksi di berbagai negara.