Maria Elisa Hospita
30 Juli 2020•Update: 30 Juli 2020
Zafer Fatih Beyaz
ANKARA
Presiden Turki memuji penanganan Covid-19 di negaranya sekaligus mendesak warga Turki untuk mematuhi protokol kesehatan selama Hari Raya Iduladha.
“Saya berharap Iduladha dapat membawa ketenangan di hati masing-masing kita, kesejahteraan bagi Turki, serta perdamaian bagi dunia. Eid Mubarak!" kata Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di media sosial.
“Kami bersyukur pada Allah yang memberikan kami kesempatan untuk merayakan Iduladha sekali lagi. Sayangnya, perayaan tahun ini tak semarak biasanya karena krisis yang kita hadapi akibat pandemi Covid-19. Mudah-mudahan tahun depan jutaan Muslim dapat mengunjungi tanah suci dan Kakbah dengan sukacita," kata dia lagi.
Turki akan merayakan hari besar keagamaan ini selama 31 Juli-3 Agustus.
Untuk menandai kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putranya sesuai perintah Allah, setiap tahunnya umat Muslim yang mampu secara finansial menyembelih hewan seperti sapi, domba, dan kambing.
Daging tersebut kemudian dibagikan pada teman dan kerabat, serta disumbangkan ke fakir miskin.
Penanganan Covid-19
"Turki dianggap berhasil mengatasi pandemi. Seluruh dunia mengakuinya," ujar Erdogan.
Menurut presiden, selama proses transisi sejak 1 Juni, hampir semua sektor, kecuali pariwisata, berangsur-angsur memasuki ritme seperti periode pra-pandemi.
"Sebagai bagian dari program Perlindungan Perisai Sosial, kami telah menggelontorkan dana bantuan hampir 26 miliar lira, khususnya untuk menyokong angkatan kerja," imbuh dia.
Sejauh ini Turki mengonfirmasi 228.924 kasus Covid-19, di mana 212.557 di antaranya telah dinyatakan pulih.