Pizaro Gozali Idrus
07 Agustus 2020•Update: 08 Agustus 2020
JAKARTA
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Jumat mengumumkan pembentukan partai baru sebagai oposisi pemerintah.
Dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Mahathir menyampaikan partai barunya tidak akan menjadi bagian dari koalisi pemerintah Perikatan Nasional maupun Pakatan Harapan.
Mahathir juga menyampaikan partainya akan berasaskan Melayu karena partai Melayu yang sudah ada telah menggadaikan martabat bangsa dan agama.
“Partai kami berasaskan semangat, bukan uang,” ucap Mahathir yang ditemani sang anak Mukhriz Mahathir dalam konferensi pers.
Mahathir menyampaikan partainya belum memiliki nama dan terdaftar di otoritas Malaysia.
Tapi Mahathir menegaskan proses itu akan dilakukan secepat mungkin.
Mukhriz Mahathir akan menjabat sebagai presiden partai.
“Partai baru ini akan inklusif dan moderat. Kami percaya bahwa semua orang Malaysia pantas mendapat perlakuan yang sama,” jelas Mahathir.
Maret lalu, Mahathir didepak dari Partai Pribumi Melayu Bersatu, partai yang dia dirikan dan membawanya ke kursi kemenangan pemilu 2018.
Pemecatan itu dilakukan oleh Partai Pribumi Melayu Bersatu lantaran Mahathir tidak mau mendukung pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.