Filipina siap uji coba ventilator buatan lokal
Proyek Ginhawa akan memproduksinya secara masal jika pengujian berhasil
Jakarta Raya
JAKARTA
Tiga prototipe ventilator hasil rancangan lokal akan diujicoba pada pasien di unit perawatan intensif, sebagai upaya mencari alat kesehatan yang lebih terjangkau bagi pasien Covid-19.
Menteri Sains dan Teknologi Fortunato dela Peña mengatakan bahwa Proyek Ginhawa yang diprakarsai oleh Universitas Filipina untuk mengembangkan ventilator akan memproduksinya secara masal jika pengujian berhasil.
Negara-negara di dunia berusaha mengimpor mengembangkan dan memproduksi ventilator untuk mengatasi kekurangan pasokan karena semakin banyak pasien dengan gejala Covid-19 yang parah harus mendapatkan perawatan.
Sebagian besar rumah sakit tidak memiliki peralatan yang cukup untuk menangani kasus-kasus serius, para petugas kesehatan harus membuat keputusan sulit untuk menentukan pasien mana yang akan diberikan ventilator terlebih dahulu.
Ventilator membantu pasien dengan paru-paru yang lemah untuk menghirup dan menghembuskan udara.
Mesin tersebut digunakan untuk merawat pasien dengan pneumonia, cedera otak dan stroke. Di antara para pasien Covid-19, sebanyak 3-5 persen pasien memerlukan alat tersebut.
Dela Peña mengatakan pembelian ventilator baru-baru ini menjadi lebih menantang.
"Jumlah rata-rata ventilator di rumah sakit kecil sangat, sangat kecil dari apa yang benar-benar dibutuhkan ... Tiba-tiba menjadi sulit untuk mengimpor ventilator karena (pemerintah) berusaha untuk mengambilnya terlebih dahulu," kata dia.
Pemerintah Duterte dikritik karena keterlambatan dalam pengadaan peralatan medis penting termasuk PPE, masker bedah dan ventilator setelah kasus COVID-19 pertama dilaporkan pada Januari.
Untuk mengatasi kekurangan ini, Departemen Sains dan Teknologi mengajak kampus lain membantu Universitas Filipina untuk mengembangkan dan memproduksi ventilator bagi memasok rumah sakit.
Di antara delapan organisasi yang menyatakan minat adalah Mapua Institute of Technology dan Don Bosco Technical Institute.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
