Emel Ozo
20 Desember 2021•Update: 20 Desember 2021
ANKARA
Korban tewas akibat Topan Rai di Filipina mencapai 169 pada Minggu, kata media setempat mengutip pernyataan polisi.
Topan hebat dengan kecepatan 195 kilometer (121 mil) per jam, menyebabkan pemadaman listrik dan kerusakan serius di pulau-pulau tenggara. Banyak yang dilaporkan tewas setelah tertimpa pohon tumbang, tembok runtuh dan puing-puing lainnya.
Sementara setidaknya 50 orang hilang, diperkirakan sekitar 780.000 orang telah terkena dampak topan sedangkan 300 ribu orang telah dievakuasi.
Upaya penyelamatan dan bantuan darurat terus berlanjut, dan pemerintah telah mengumumkan akan mengalokasikan bantuan sebesar USD40 juta untuk mengirimkan barang-barang bantuan kepada orang-orang di daerah bencana.
Rata-rata, sekitar 20 badai dan topan melanda negara Asia Tenggara itu setiap tahun.
Super Typhoon Rai dikatakan sebagai yang paling kuat yang melanda negara itu pada tahun 2021.