Erric Permana
23 April 2019•Update: 24 April 2019
Erric Permana
BOGOR
Presiden Indonesia Joko Widodo meminta jajarannya untuk mengurangi belanja barang.
Dalam rapat sidang kabinet paripurna mengenai Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif Tahun 2020, Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani mencontoh belanja barang pada tahun 2017 yang berada di posisi normal.
"Tolong betul-betul dipakai sebagai patokan dan dipaksa untuk masuk ke angka itu," ujar Jokowi – sapaan Presiden – di Istana Bogor, Jawa Barat.
Dia juga meminta agar memperkuat belanja modal dan memaksa organisasi kementerian untuk merealisasikan penyerapan anggaran.
Dia juga meminta agar semua kementerian untuk fokus melakukan pembangunan Sumber Daya Manusia.
Bahkan dia mengaku akan mengeluarkan kebijakan untuk memberikan insentif kepada perusahaan agar mau ikut membantu.
"Berikan insentif kepada perusahaan agar mereka juga ikut bersama dengan kita melakukan pelatihan dan training secara besar-besaran baik di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Jokowi.