Pengadaan Sukhoi Su-35, Rusia, akan diganti dengan F-35 dari AS
Wakil Menteri Pertahanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono mengatakan hingga kini pembelian Sukhoi Su-35 belum terealisasi karena sejumlah kendala
Jakarta Raya
JAKARTA (AA) - Pemerintah Indonesia tengah mempertimbangkan untuk mengganti pengadaan pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia dengan F-35 dari Amerika Serikat.
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan hingga kini pembelian Sukhoi Su-35 belum terealisasi karena adanya sejumlah kendala.
Dia pun tidak mau menjelaskan apa kendala yang dihadapi pemerintah Indonesia.
"Belum bisa membeli karena ada beberapa kendala," kata Trenggono, melalui pesan singkat pada Selasa.
Namun, dia memastikan perjanjian antara Indonesia dan Rusia hingga kini belum dibatalkan dan masih berlanjut.
Sejak 2017 lalu, Indonesia sepakat membeli 11 unit Sukhoi SU-35 senilai USD1,14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16 triliun.
Dengan pembelian ini, Indonesia mewajibkan Rusia membeli produk-produk dari Indonesia senilai USD570 juta atau sekitar Rp 8 triliun.
Selain itu, Rusia juga akan membangun fasilitas Maintenance, Repair, and Operating Supplies (MRO) di Indonesia senilai 35 persen dari transaksi.
Indonesia saat itu menargetkan dua Sukhoi Su-35 akan tiba di Indonesia pada 2019, namun hingga kini proses pengadaan itu tidak jelas kabarnya.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
