Erric Permana
01 Juli 2019•Update: 02 Juli 2019
Erric Permana
PALU
Pemerintah mengakui masih mengalami kendala dalam menangani korban gempa Palu tahun lalu, seperti pemberian santunan atau jaminan hidup kepada masyarakat di Sulawesi Tengah.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan selain santunan, permasalahan lain yang dihadapi pemerintah di antaranya pembebasan lahan dan model rumah yang diinginkan masyarakat.
Wiranto mengatakan akan menggelar rapat koordinasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Dia berharap permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan cepat agar proses pembangunan rumah bisa segera rampung.
"Tidak ada sesuatu yang tanpa permasalahan, tapi kalau kita selesaikan dengan baik, dengan kesadaran masyarakat dan kita selesaikan bersama pusat dan daerah," ujar Wiranto di tengah kunjungannya di Sulawesi Tengah pada Senin.
Wiranto meminta masyarakat untuk menerima bantuan tersebut.
Dia juga meminta masyarakat untuk kembali bekerja dan tidak terus berharap bantuan dari pemerinta.
"jangan sampai menuntut yang terlalu muluk-muluk, sementara ini yang bisa diberikan kepada masyarakat. Terima itu sebagai anugerah dari kesulitan yang diderita," tambah dia.
Sebelumnya, Wiranto melakukan peninjauan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap di sejumlah wilayah yang terkena dampak bencana tsunami dan gempa di Sulawesi Tengah.
Pada 28 September 2018, gempa berkekuatan M 7,4 melanda Pulau Sulawesi, yang memicu tsunami hingga 3 meter.
Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 2.045 orang