Nasional

Kunjungan pertama ke Papua, Jokowi: Artinya tidak usah saya jelaskan

Dengan kunjungan ini, Jokowi berharap situasi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua bisa kembali normal pascakerusuhan yang terjadi beberapa waktu silam

Erric Permana  | 28.10.2019 - Update : 29.10.2019
Kunjungan pertama ke Papua, Jokowi: Artinya tidak usah saya jelaskan Presiden Joko Widodo saat meninjau Pasar Wouma di Wamena pada 28 Oktober 2019. (Foto: Sekretariat Negara - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Presiden Joko Widodo mengatakan kunjungannya ke Papua usai dilantik pada 20 Oktober 2019 membuktikan keseriusan pemerintah dalam memperhatikan wilayah Papua.

"Saya hanya ingin menunjukkan, setelah pelantikan pada periode ini, yang saya kunjungi pertama adalah Tanah Papua. Pesan yang ditangkap mestinya jelas. Pesannya apa? Jelas. Enggak usah saya jelaskan," ujar Presiden Jokowi di Wamena pada Senin.

Dalam kunjungannya itu dia berharap situasi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua bisa kembali normal pasca-kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kita semua ingin agar di Wamena ini kembali normal baik fisik maupun psikologis politiknya, dan saya meyakini dari apa yang disampaikan tadi oleh para tokoh, memberikan semangat kepada kita semuanya agar masalah ini bisa kita selesaikan secepat-cepatnya," kata Presiden Jokowi.

Meski kerusakan fisik bisa direhabilitasi, Presiden mengingatkan ada kerusakan kepercayaan akibat kerusuhan tersebut yang harus jadi perhatian semua pihak.

"Baru nanti tahapan kedua mengembalikan kepercayaan kita semuanya bahwa Pegunungan Tengah, bahwa Wamena ini adalah kota yang damai, yang aman, yang penduduknya, saya sudah empat kali ke sini, sudah sangat ramah tamah sekali. Jadi kalau ada kejadian ini, inilah tugas kita bersama untuk menyelesaikan," kata dia.

Sebelumnya dalam kunjungannya ke Wamena itu, Presiden meninjau sejumlah lokasi di antaranya Pasar Wouma yang rusak karena kerusuhan pada September lalu.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.