Erric Permana
03 Agustus 2020•Update: 04 Agustus 2020
JAKARTA
Presiden Joko Widodo meminta bawahannya menjadikan pandemi Covid-19 di Indonesia jadi momentum mempercepat transformasi digital.
Menurut Presiden Jokowi -- sapaan Presiden Joko Widodo-- pandemi mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi masyarakat, dari sebelumnya di luar jaringan internet atau offline dengan banyak kontak fisik menjadi dalam jaringan internet atau online.
"Perubahan seperti ini perlu segera diantisipasi, disiapkan, direncanakan secara matang," kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas "Perencanaan Transformasi Digital" di Jakarta, Senin.
Menurut Presiden Jokowi, dalam survei IMD World Digital Competitiveness 2019, Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara.
Posisi Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di ASEAN, seperti Thailand di peringkat 40, Malaysia di peringkat 26, dan Singapura di peringkat dua.
Menurut dia upaya yang harus segera lakukan adalah percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital sekaligus bisa menyediakan layanan internet di 12.500 desa/kelurahan serta di titik-titik layanan publik.
Berikutnya Presiden meminta agar dipersiapkan peta jalan atau roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, antara lain pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, dan penyiaran.
"Jangan sampai infrastruktur digital yang sudah kita bangun justru utilitasnya sangat rendah," imbuh dia.
Presiden juga meminta agar integrasi pusat data nasional dipercepat dan kebutuhan talenta-talenta digital disiapkan.
Menurut dia, Indonesia membutuhkan talenta digital paling tidak 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan, atau kurang lebih 600 ribu per tahun.
"Sehingga kita bisa membangun sebuah ekosistem yang baik bagi tumbuhnya talenta-talenta digital kita," jelas dia.
Presiden meminta bawahannya segera menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital.