Nasional

Jokowi: Covid-19 tidak akan hilang dari Indonesia

Presiden meminta masyarakat untuk tetap waspada dan belajar hidup berdampingan dengan Covid-19

Erric Permana   | 16.09.2021
Jokowi: Covid-19 tidak akan hilang dari Indonesia Tenaga medis merawat pasien Covid-19 di Instalasi Gawat Darurat RSUD Cengkareng, Jakarta, Indonesia pada Kamis, 24 Juni 2021. Akibat lonjakan kasus virus korona, salah satu rumah sakit di Indonesia telah mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Presiden Joko Widodo kembali memastikan Covid-19 tidak akan hilang dari Indonesia.

Saat meninjau program vaksinasi dari rumah ke rumah di Aceh, Jokowi --panggilan akrab Joko Widodo -- mengatakan semua pihak harus mulai belajar untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

Sebab itu, dia berharap masyarakat yang mendapat vaksin semakin banyak sehingga memiliki perlindungan maksimal dan Covid-19 bisa dikendalikan.

"Covid-19 ini tidak akan hilang secara total," ujar Jokowi dalam konferensi pers virtual pada Kamis.

Terkait dengan Program vaksinasi dari rumah ke rumah yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN),Presiden menegaskan program tersebut merupakan upaya pemerintah melayani langsung masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19. ​​​​​​​

Sebelumnya, pada Rabu, Indonesia melaporkan 3.948 kasus baru Covid-19 sehingga total kasus seluruhnya menjadi 4.178.164.

Kasus sembuh bertambah 11.046 menjadi 3.953.519, sedangkan kasus aktif terus menurun menjadi 84.963.

Indonesia juga melaporkan 267 kasus kematian akibat Covid-19, sehingga total pasien meninggal menjadi 139.682.

Sementara itu terkait program vaksinasi, baru 43,28 juta atau 20,78 persen penduduk Indonesia yang telah menerima dua dosis vaksin dari total target sebanyak 208,26 juta orang.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın