Nicky Aulia Widadio
24 Mei 2021•Update: 27 Mei 2021
JAKARTA
Pemerintah Indonesia tengah menggodok kebijakan bekerja dari Bali atau ‘work from Bali’ bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk mendongkrak pariwisata Bali yang tengah lesu.
Pertumbuhan ekonomi di Bali terkontraksi 9% pada kuartal pertama 2021. Selain itu, okupansi hotel berbintang hanya sekitar 8,99% dan hotel non-berbintang sebesar 7,7%.
“Dengan hadirnya kami (ASN) di Bali kami harap ada peningkatan hunian, multiplier effect-nya sangat besar dan bukan cuma hotel, restoran, tapi juga produk ekonomi kreatif,” kata Sandiaga melalui konferensi pers virtual, Senin.
Rencananya, sebanyak 25% ASN dari Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi akan bekerja dari Bali pada kuartal ketiga 2021 ini.
Perekonomian Bali terdampak buruk selama pandemi Covid-19 karena mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pariwisata.
Menurut catatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, termasuk Bali, menurun 75 persen sepanjang 2020.