Nicky Aulia Widadio
27 Januari 2021•Update: 31 Januari 2021
JAKARTA
Gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas sebanyak 36 kali pada Rabu.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan jarak luncur awan panas berkisar 500 meter hingga 3.000 meter ke arah barat daya.
“Sejumlah lokasi melaporkan hujan abu dengan intensitas tipis, seperti di beberapa desa di Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Boyolali dan Kota Boyolali,” kata Hanik melalui pernyataan pers virtual, Rabu.
Hanik meminta masyarakat menggunakan masker dan menutup sumber air untuk mengurangi dampak abu vulkanik.
Potensi bahaya Merapi hari ini masih dalam jarak 5 kilometer dari puncak, terutama pada sektor selatan-barat daya meliputi Kali Boyong, kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng, dan Kali Putih.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, Danang Samsu mengatakan sebanyak 65 orang dari Desa Purwobinangun dievakuasi ke barak pengungsian.
Selain itu, 25 orang dari Desa Ngrangkah, Sleman telah bergerak ke hunian tetap di wilayah Karangkendal dan Plosokerep.
Sedangkan BPBD Jawa Tengah mengatakan tidak ada evakuasi warga sebagai dampak guguran awan panas pada hari ini.
Pelaksana tugas Kepala BPBD Jawa Tengah Safrudin menuturkan untuk saat ini masih ada 326 warga yang mengungsi dari Desa Paten, Magelang sejak aktivitas Gunung Merapi naik ke level “Siaga” pada 5 November 2020.
Ratusan orang pengungsi dari sejumlah desa di sekitar Gunung Merapi telah kembali ke rumah dalam beberapa hari terakhir karena ada perubahan arah ancaman erupsi.
“Sejauh ini kondisi pemukiman warga yang ada di sekitar Merapi masih aman,” kata Safrudin.
Gunung Merapi telah memasuki fase erupsi efusif sejak 4 Januari 2021, dimana terjadi pertumbuhan kubah lava yang disertai guguran awan panas dan lava.
BPPTKG menyatakan erupsi eksplosif masih berpeluan terjadi dengan lontaran material vulkanik mencapai radius 3 kilometer dari puncak.