Nicky Aulia Widadio
11 Maret 2019•Update: 12 Maret 2019
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap terduga teroris bernama Panji Kumboro alias Salim Salyo di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Minggu, kemarin.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Salim berencana merampok bank di Surabaya.
“Menurut dia itu adalah modal utama untuk melakukan jihad kepada para ‘thogut’,” kata Dedi di Jakarta, Senin.
Dalam pemeriksaan, Salim mengatakan perampokan bank sebagai aksi “memerangi sistem riba di bank”.
Dia berencana menggunakan uang hasil perampokan tersebut untuk membeli senjata.
“Senjata itu akan diberikan untuk ikhwan di Poso dan untuk ikhwan-ikhwan dan istri-istri aseer yang mau hijrah di ‘bumi Syam’,” tutur Dedi.
Selain itu, Densus 88 menemukan sejumlah barang bukti untuk membuat bom rakitan.
Dedi menuturkan Salim merupakan simpatisan kelompok teror Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
“Dia terpapar paham radikal dan ikut JAD,” tutur Dedi.