Muhammad Abdullah Azzam
11 Maret 2019•Update: 12 Maret 2019
Safvan Allahverdi
WASHİNGTON
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton mengatakan bahwa Daesh masih terus memberikan ancaman di Suriah dan Irak.
Berbicara kepada kanal ABC News, Bolton berkata, “Kita tahu bahwa pejuang Daesh masih tersebar di Suriah dan Irak dan mereka sedang berusaha membesar di tempat lain di dunia.”
Dalam acara televisi tersebut, Bolton juga mengomentari keputusan AS untuk menempatkan 400 tentara di Suriah.
Bolton menyebut alasan Presiden AS Donald Trump melanjutkan keberadaan pasukan negaranya dan mendirikan pasukan observasi kecil di Suriah adalah potensi ancaman Daesh yang dapat muncul kembali.
Penasehat Bolton mengatakan bahwa keputusan AS tersebut diambil untuk mencegah bangkit kembalinya Daesh di wilayah itu.
“Dalam hal ini, jika Daesh aktif lagi maka kita dapat melakukan intervensi,” tutur dia.
Di sisi lain, Bolton mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan rekan-rekan sejawatnya dari Inggris dan Prancisnya untuk membantu dalam pencegahan "kebangkitan" Daesh.