Ekip
20 November 2017•Update: 20 November 2017
ANKARA, Turki
Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan, Turki telah melancarkan 1.366 operasi melawan organisasi teroris sepanjang 13-20 November.
Sebanyak 58 teroris, termasuk beberapa orang yang berada dalam daftar pencarian teroris berhasil dilumpuhkan dalam operasi tersebut. Sejumlah 45 di antaranya tewas, 3 menyerahkan diri dan 10 lainnya ditangkap hidup-hidup.
Selain itu, aparat juga menangkap 206 orang yang diduga membantu organisasi teroris, 63 orang yang diduga memiliki hubungan dengan Daesh, 666 orang terlibat FETO/PDY dan 10 orang yang terlibat organisasi teroris kiri.
Dalam operasi yang sama, pasukan keamanan menghancurkan 73 tempat persembunyian teroris serta mengamankan 55 bom buatan dan ranjau yang tersebar di Provinsi Erzincan, Hakkari, Kahramanmaras, Mardin, Sirnak, Tunceli dan Van.
Pasukan Keamanan juga menyita 2,4 ton bahan peledak, 61 granat, 81 pucuk senjata dan 20.290 butir amunisi berbagai jenis.
Sementara itu, polisi juga telah memulai proses hukum terhadap 89 orang yang teridentifikasi dari 565 akun media sosial yang melakukan propaganda dan memuja organisasi teror separatis, menghina pejabat negara, memprovokasi rakyat dan membahayakan kesatuan negara.