Halil Demir
02 Februari 2018•Update: 02 Februari 2018
Halil Demir
ISTANBUL
Sebanyak 18 tersangka ditangkap di Turki karena menyebarkan propaganda teroris di media sosial melawan operasi militer Turki yang sedang berlangsung di bagian barat laut Suriah, kata sumber keamanan Turki, Kamis.
Dalam sebuah operasi berbasis di Istanbul, sembilan orang ditangkap sebagai bagian dari investigasi jaksa atas penyebaran propaganda terhadap operasi tersebut, dan juga atas propaganda Partai Komunis Leninist (MLKP) Marxis, kata sumber tidak ingin disebutkan namanya itu.
Di provinsi sentral Eskisehir, lima tersangka juga ditangkap dalam operasi yang dilakukan secara simultan.
Para tersangka dituduh telah menyebarkan propaganda teror kelompok PKK di media sosial, memicu kebencian dan permusuhan di kalangan masyarakat, dan menghina presiden.
Di provinsi Antalya selatan, polisi turut menangkap empat tersangka di distrik Kepez, sementara yang lain ditangkap di provinsi Aydin barat.
Secara terpisah, empat tersangka yang dituduh menyebarkan propaganda teroris itu dikirim ke tahanan di bagian barat kota Bursa, bagian tenggara Adiyaman, Gaziantep, dan provinsi Igdir.
Pada 20 Januari, Turki memulai Operasi Ranting Zaitun Tentara Pembebasan Suriah (FSA) untuk membersihkan teroris PYD / PKK dan Daesh dari kota Afrin.
Operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, serta untuk melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Militer Turki memastikan, operasi tersebut digelar di bawah kerangka hak Turki sebagai negara berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.