JAKARTA
Pemerintah menjamin, stok Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquified Petroleum Gas (LPG), Gas Rumah Tangga serta pasokan listrik aman jelang tahun baru, nanti malam.
Demikian diungkapkan Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi, Minggu dalam siaran persnya.
Menurut laporan "Posko Nasional Sektor ESDM Natal 2017 dan Tahun Baru 2018" stok BBM jenis premium tersedia untuk 29,57 hari dan solar/akrasol untuk 19,56 hari.
Untuk pertalite 21,96 hari, kerosene 44,21 hari, dan pertamax/akra92 untuk 20,0 hari.
Kemudian pertamax turbo, 25,30 hari, Pertamina Dex 26,20 hari, dexlite 18,88 hari, LPG 18,32 hari, dan Avtur 27,89 hari. Secara Nasional proses penyaluran BBM dan LPG berjalan normal.
Menurutnya, pemerintah juga menyediakan 9 mobil dispenser di jalur ramai penggendara, 14 kiosk Pertamax/AKR 92 dan 17 Motorist Pertamax Motor.
Menurut Agung, untuk sektor listrik, periode beban puncak malam dalam keadaan Aman Siaga.
Secara keseluruhan, daya mampu pasok nasional sebesar 35.207,18 MW dan beban puncak sebesar 32.154,55 MW. Sehingga kapasitas cadangan daya nasional sebesar 3.052,63 MW.
Dari 22 wilayah distribusi PLN, 18 berstatus normal, 3 siaga dan 1 defisit.
Wilayah yang defisit adalah Kalselteng sebesar 4 MW, karena adanya gangguan total daya mampu netto sebesar 104 MW, pada PLTU Pulang Pisau Unit 1dan unit 42 serta ganguan excess power pembangkit MSW Tanjung Unit 2 .
“Bila beban lebih tinggi, disiapkan pengurangan beban sebesar 30 MW dengan melihat kondisi real time,” ujarnya.