Hayati Nupus
06 Agustus 2018•Update: 06 Agustus 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan bahwa gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tak berdampak pada Gunung Rinjani, Lombok dan Gunung Agung, Bali.
Kepala PVMBG Kasbani mengatakan tidak ada indikasi aktivitas kedua gunung itu meningkat setelah gempa Lombok.
“Tidak ada kenaikan aktivitas, baik Gunung Agung maupun Gunung Rinjani,” ujar Kasbani, Senin, kepada wartawan.
Kasbani juga mengatakan kedua gunung itu tak menunjukkan aktivitas gempa vulkanik.
Gempa yang terus muncul, menurut Kasbani, justru gempa tektonik susulan akibat gempa Lombok.
Saat ini timnya masih memeriksa dan memetakan kondisi kedua gunung tersebut.
Kasbani tetap meminta agar masyarakat tenang dan mengikuti arahan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).
Gempa bumi berkekuatan 7 skala richter mengguncang Lombok, Minggu malam, pukul 18.46 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami dan mengakhirinya pada pukul 20.25 WIB.
BNPB mencatat terdapat 91 orang tewas akibat gempa tersebut. Gempa juga mengakibatkan 209 orang terluka, puluhan ribu mengungsi dan ribuan rumah rusak.
BMKG juga menyebutkan jika ini merupakan gempa utama dari rangkaian gempa sebelumnya.
Lokasi gempa tak jauh dari pusat gempa sepekan sebelumnya yang berkekuatan 6,4 skala richter. Gempa pekan lalu itu menewaskan 16 orang, melukai ratusan orang lainnya dan membuat ribuan orang mengungsi.