Hayati Nupus
JAKARTA
Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 358 wisatawan di tiga gili yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yaitu Gili Terawangan, Gili Air dan Gili Meno, Senin.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengatakan mereka terdiri dari 208 wisatawan asing dan 150 lainnya wisatawan domestik.
“Evakuasi sempat terkendala air laut yang surut, kapal besar tidak bisa mencapai gili, maka kami menggunakan perahu karet untuk menjemput wisatawan dari gili,” ujar Sutopo, Senin, di Jakarta.
Sutopo mengatakan terdapat sekitar 1000 orang wisatawan di ketiga gili tersebut. Jumlah itu belum ditambah dengan pemilik dan pegawai penginapan. Saat ini terdapat sekitar 600 wisatawan yang masih dalam proses evakuasi.
Akibatnya, kata Sutopo, tim evakuasi sempat terkendala mengingat jumlah kapal yang terbatas.
Solusinya, ujar Sutopo, wisatawan dijemput secara bertahap menggunakan kapal Basarnas, kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), boat swasta, dan enam unit kapal Kementerian Perhubungan.
Menurut Sutopo, turis berikut pemilik dan pegawai penginapan meminta dievakuasi keluar dari pulau karena sempat muncul isu akan ada gempa susulan yang lebih besar dan tsunami. Isu tersebut juga menyebutkan jika ketiga pulau harus dikosongkan.
Sutopo menegaskan bahwa saat ini kondisi sudah aman, tidak ada ancaman tsunami atau gempa susulan yang lebih besar.
“Isu itu tidak benar, hoaks, 3 gili maupun Lombok sudah aman, wisatawan silakan kalau mau memperpanjang tinggal di gili,” imbau Sutopo.
Gempa bumi berkekuatan 7 skala richter mengguncang Lombok, Minggu malam, pukul 18.46 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami dan mengakhirinya pada pukul 20.25 WIB.
BNPB mencatat terdapat 91 orang tewas akibat gempa tersebut. Gempa juga mengakibatkan 209 orang terluka, puluhan ribu mengungsi dan ribuan rumah rusak.
BMKG juga menyebutkan jika ini merupakan gempa utama dari rangkaian gempa sebelumnya.
Lokasi gempa tak jauh dari pusat gempa sepekan sebelumnya yang berkekuatan 6,4 skala richter. Gempa pekan lalu itu menewaskan 16 orang, melukai ratusan orang lainnya dan membuat ribuan orang mengungsi.
news_share_descriptionsubscription_contact

