Hayati Nupus
23 September 2017•Update: 24 September 2017
Hayati Nupus
JAKARTA
Sejak Sabtu pukul 00.00 – 06.00 WITA, terjadi 72 gempa vulkanik dalam, 16 kali gempa vulkanik dangkal, dan 6 gempa tektonik lokal di Gunung Agung, Bali.
Asap kawah putih tipis tampak dengan ketinggian 50 m di atas puncak.
“Aktivitas vulkanik dari kegempaan terus meningkat,” ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Sabtu.
Sejak statusnya meningkat dari Siaga menjadi Awas pada Jumat malam pukul 20.30 WIB, PVMBG memperluas zona bahaya menjadi radius 9 km dari kawah puncak dan perluasan sektoral ke arah utara-timur laut, tenggara dan selatan-barat daya sejauh 12 km.
PVMBG merekomendasikan agar masyarakat Gunung Agung tak beraktivitas di dalam radius 9 km dari puncak dan secara sektoral dalam jarak 12 km ke arah utara-timur laut, tenggara, dan selatan-barat daya.
Selain Gunung Agung, Gunung Sinabung juga berstatus Awas. Hingga Sabtu pagi, gunung setinggi 2460 mdpl ini tercatat 5 kali erupsi, 31 kali lava berguguran dan tampak kolom abu setinggi 1.000 m.
Dari 127 gunung api aktif di Indonesia, PVMBG memantau secara intensif 69 di antaranya. Selain Gunung Agung dan Gunung Sinabung yang berstatus Awas, 18 gunung lainnya berada di level Waspada dan 49 lainnya berada pada level Normal.