Erric Permana
08 Juni 2018•Update: 09 Juni 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo mengaku telah menerima surat pengunduran diri Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latief.
Presiden menghargai upaya yang telah dilakukan Yudi Latief selama membentuk BPIP tersebut.
"Saya kira kerja keras Pak Yudi Latief serta integritas beliau tak perlu diragukan lagi," ujar Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo, usai buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR pada Jumat.
Di dalam surat pengunduran diri itu kata Presiden, Yudi Latief beralasan karena adanya urusan pribadi dan keluarga sehingga akhirnya memutuskan mundur sebagai Kepala BPIP.
"Keluarga yang harus lebih diberikan perhatian," tambah dia.
Presiden pun saat ini belum memikirkan siapa pengganti Yudi Latief nantinya.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latief menyatakan mundur dari jabatannya.
Pernyataan ini disampaikan usai Yudi Latief melalui keterangan resminya melalui pesan singkat.
Dalam keterangannya itu Yudi Latief membeberkan mengenai kewenangan BPIP selama ini yang tidak bisa melakukan tindakan atau eksekusi langsung.
"Kemampuan mengoptimalkan kreasi tenaga pun terbatas. Setelah setahun bekerja, seluruh personil di jajaran Dewan Pengarah dan Pelaksana belum mendapatkan hak keuangan," ujar Yudi Latief melalui keterangan resminya.