Shenny Fierdha Chumaira
22 Mei 2018•Update: 23 Mei 2018
Shenny Fierdha
JAKARTA
Polisi membenarkan adanya 74 orang terduga teroris yang ditangkap hidup-hidup di berbagai daerah di Indonesia pascaserangan teroris di Jawa Timur.
Jumlah 74 itu terdata hingga Senin, namun tidak termasuk 14 orang terduga teroris yang terpaksa ditembak mati karena melawan petugas saat ditangkap.
"Yang ditangkap itu terkait dengan berbagai insiden, mulai dari insiden yang di Markas Komando Korps Brigade Mobil, Depok. Tidak hanya terkait dengan insiden pengeboman di Surabaya saja," jelas Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Jakarta, Selasa.
Dia juga menegaskan bahwa 74 orang itu termasuk di antaranya beberapa terduga teroris yang digerebek di daerah Kunciran, Tangerang, Banten, pada pekan lalu.
Tercatat dari 13 Mei sampai 20 Mei 2018, kepolisian menangkap 74 orang tersebut dengan rincian di Jawa Timur sebanyak 31 orang (empat tewas ditembak), 16 orang di Banten dan Jakarta (dua tewas ditembak), 8 orang di Jawa Barat (empat tewas ditembak), Sumatera Utara enam orang, Sembilan orang di Riau (empat tewas ditembak), dan Lampung dengan empat orang yang ditangkap hidup-hidup.