20 Oktober 2017•Update: 20 Oktober 2017
Muhammed Bilal Kenasari
WASHINGTON
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan perundingan terkait krisis visa antara delegasi Turki dan AS berlangsung lancar.
Dalam perundingan di Turki itu, kedua delegasi membahas persyaratan untuk membentuk komite bersama.
Nauert menegaskan pihaknya tetap berkomitmen mencari solusi terkait normalisasi visa antara kedua negara.
Mengulangi pernyataannya terkait penangkapan pekerja di Konsulat Jenderal AS di Istanbul, Nauert mengatakan, "Kami belum melihat bukti apapun."
Sebelumnya, pekerja di Konsulat Jenderal AS di Istanbul Metin Topuz ditangkap karena terbukti berkomunikasi dengan Zekeriya Oz yang terkait kelompok teroris FETO.
Biro Terorisme dan Kriminal Kejaksaan Negara Turki menangkap Topuz dengan tuduhan “upaya menghapus tatanan konstitusional”, “mata-mata”, dan “upaya menghapus pemerintahan Turki”.
Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan, “Orang yang ditangkap terkait terorisme pada tanggal 25 September 2017 tidak terdaftar sebagai pekerja resmi Konsulat AS dan tidak memiliki kekebalan diplomatik atau konsuler.”
Sesaat setelah pengumuman penangguhan visa non migran oleh AS terhadap warga Turki, Kedutaan Besar Turki untuk Washington juga merilis pernyataan serupa.