Ilayda Cakirtekin
30 Juli 2026•Update: 30 Juli 2026
Prancis dan Spanyol pada Kamis terus berupaya memadamkan kebakaran hutan meski sejumlah titik api mulai mereda.
Namun, otoritas di kedua negara tetap siaga karena suhu tinggi dan risiko munculnya kembali kobaran api.
Di Prancis, kebakaran masih terjadi di wilayah Gironde, Var, dan Cote-d'Or, sementara 21 departemen masih berada dalam status peringatan oranye akibat gelombang panas, menurut stasiun televisi BFMTV.
Empat petugas pemadam kebakaran terluka saat memadamkan api di Departemen Var sebelum kebakaran berhasil dikendalikan pada malam hari. Seorang petugas mengalami patah tulang, sedangkan tiga lainnya mengalami gangguan pernapasan ringan akibat menghirup asap.
Proses pemadaman di wilayah tersebut masih menghadapi tantangan karena suhu yang sangat tinggi dan perkiraan kembalinya angin barat daya pada siang hari.
Di Gironde, petugas pemadam menyatakan situasi lebih terkendali setelah malam yang relatif tenang berkat kondisi cuaca yang lebih mendukung.
Sementara itu, kebakaran di Cote-d'Or berhasil dilokalisasi, namun belum sepenuhnya terkendali. Api telah meluas hingga 141 hektare, dengan sekitar 80 hektare di antaranya hangus terbakar.
Pemerintah Prancis juga menetapkan Departemen Moselle dan Meurthe-et-Moselle dalam status siaga merah karena risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi". Sebanyak 29 departemen lainnya, terutama di timur laut Prancis, berada dalam status siaga oranye, sementara Departemen Var juga masih menghadapi risiko kebakaran yang tinggi.
Otoritas Gironde mengumumkan dua orang ditangkap pada Kamis dini hari karena diduga menjadi penyebab kebakaran hutan di wilayah tersebut.
Spanyol waspadai angin kencang dan gelombang panas baru
Di Spanyol, upaya pemadaman kebakaran di Provinsi Zamora pada malam hari berhasil menurunkan tingkat bahaya setelah dua titik api utama berhasil distabilkan. Meski demikian, sejumlah titik api aktif dan bara api masih terus dipantau.
Kebakaran tersebut memaksa evakuasi warga dari 14 kota, menurut harian El Pais.
Petugas pemadam kebakaran Spanyol menyatakan kekhawatiran terhadap potensi angin yang akan menguat pada sore hari, bersamaan dengan suhu udara yang tetap tinggi.
Upaya pendinginan juga terus dilakukan di lokasi kebakaran yang telah berhasil distabilkan di Avila, Madrid, dan Toledo guna mencegah api kembali berkobar.
Selain itu, otoritas Spanyol masih memantau kebakaran aktif di Castellon dan Tarragona seiring negara itu bersiap menghadapi gelombang panas baru.