Megiza Asmail
13 Desember 2018•Update: 13 Desember 2018
Muhammad Mussa
LONDON
Perdana Menteri Inggris Theresa May berhasil mempertahakan kepemimpinannya setelah anggota Partai Konservatif berusaha untuk menggulingkannya melalui mosi tidak percaya.
Dengan 200 anggota Parlemen yang mendukungnya dalam pemungutan suara tertutup, Mei akan aman dari mosi tidak percaya selama satu tahun. Dia menang dengan mayoritas 83, dengan suara 117 anggota parlemen menentang.
Partai Buruh oposisi masih dapat meluncurkan mosi tidak percaya pada pemerintahannya, meskipun mereka telah menyatakan bahwa sekarang belum waktunya.
"Hasil dari pemungutan suara malam ini adalah bahwa partai parlemen memang layak memiliki kepercayaan diri," kata Sir Graham Brady, ketua Komite 1922, badan pemerintahan Partai Konservatif.
Brady telah menerima 48 surat yang meminta mosi tidak percaya.
May juga menyatakan bahwa dia tidak akan mengikuti pemilihan umum 2022, mengatakan target dia adalah untuk "melanjutkan tugasnya membawa Brexit".