Erric Permana
28 September 2017•Update: 29 September 2017
Erric
Permana
JAKARTA
Pemerintah
Provinsi Bali mencatat hingga saat ini ada sekitar 122 ribu pengungsi akibat
meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung beberapa hari belakangan ini.
Jumlah
ini meningkat signifikan dibandingkan pada Rabu kemarin yang mencapai 75.673
jiwa pengungsi.
Gubernur
Bali Made Mangku Pastika mengatakan ratusan ribu pengungsi tersebut tersebar di
seluruh kabupaten/kota di daerahnya. Banyak dari mereka mengungsi di rumah kerabatnya
masing-masing, bukan ke tenda pengungsian.
“Kekerabatan di Bali sangat kuat sehingga sebagian besar dari mereka mengungsi di rumah saudara,” kata Made Mangku Pastika di Kantor Presiden, Jakarta Kamis.
Dia
memperkirakan dampak ataupun kerugian jika terjadi erupsi akan sangat sedikit,
karena penanganan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah sudah cukup
baik.
Sebelumnya pada Kamis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pengungsi tersebut tercatat ada 104.673 jiwa pengungsi yang tersebar di 447 titik pengungsian di 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali.