28 September 2017•Update: 28 September 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Enam warga negara Indonesia yang diduga terlibat kelompok teroris Daesh saat ini mengikuti program rehabilitasi di Trauma Center milik Kementerian Sosial, kata polisi.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan keenam orang tersebut pulang ke Indonesia Kamis pekan lalu, sempat ditampung di markas Brimob, Kelapa Dua, sebelum direhabilitasi.
“Sebelum kembali, mereka jadi tahanan foreign terrorist fighters di Turki sejak Juli," kata Martinus, Kamis.
Keenam WNI tersebut ialah Iskandar Hidayat Essaray (24), Andi Muh. Fadly Nasrullah Isnur (19), Taqiyuddin Ahmad Siswanto (19), Sayful Qital (19), M. Dziya Ulhaq (18), dan Jaka Ramadan (20), kata dia.
Menurut Martinus, hingga pertengahan bulan ini polisi anti teror Densus 88 menemukan 671 warga Indonesia yang terlibat Daesh, terdiri dari 524 pria dan 147 wanita.