Alex Jensen
02 Mei 2018•Update: 02 Mei 2018
Alex Jensen
SEOUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu disambut hangat di Korea Selatan dengan upacara resmi, menjelang pertemuan bilateral antara pemimpin kedua negara untuk peningkatan kerja sama.
Erdogan memenuhi undangan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari yang terlaksana kurang dari sepekan setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menginjakkan kaki ke Korea Selatan untuk pertama kalinya.
Fokus utama dari perjalanan presiden Turki ini merupakan kerja sama ekonomi.
"Presiden Moon dan Presiden Erdogan akan meninjau perkembangan kemitraan strategis kedua negara dan berunding mengenai cara-cara untuk meningkatkan kerja sama timbal balik dalam perdagangan dan bidang lainnya," kata juru bicara kepresidenan Ko Min-jung seperti dilansir oleh Kantor Berita Yonhap.
Pesan itu digarisbawahi dalam pertemuan para pejabat dan pemimpin bisnis dari kedua belah pihak pada Rabu pagi
Acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Korea itu merupakan kesempatan bagi 150 delegasi Turki untuk mengembangkan hubungan dalam kerangka kerja perjanjian perdagangan bebas, yang ditingkatkan pada 2015.
"Peran perusahaan menjadi lebih penting untuk memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara," kata Menteri Perdagangan Paik Un-gyu dalam pidato pembukaan.
Berdasarkan data resmi Seoul, volume perdagangan bilateral meningkat lebih dari 17 persen selama 2012-2017, mencapai USD6,12 miliar.
Hubungan antara Turki dan Korea Selatan terjalin sejak tahun 1950-an, ketika mereka bekerja sama selama Perang Korea.