Nasional

Keluarga sebut Presiden Joko Widodo akan bebaskan Abu Bakar Ba'asyir

Anak Abu Bakar Ba'asyir, Abdulrachim Baasyir mengatakan ayahnya dibebaskan dengan alasan kemanusiaan

Erric Permana   | 18.01.2019
Keluarga sebut Presiden Joko Widodo akan bebaskan Abu Bakar Ba'asyir Abu Bakar Ba'asyir saat tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta pada Kamis 1 Maret 2018 untuk menjalani perawatan kesehatan. (Pizaro Gozali -Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Erric Permana

JAKARTA

Keluarga Abu Bakar Ba'asyir menginformasikan bahwa Presiden RI Joko Widodo akan membebaskan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir tanpa syarat apa pun.

Anak Abu Bakar Ba'asyir, Abdulrachim Ba'asyir mengaku mendapat informasi mengenai rencana pembebasan itu dari Pengacara Presiden Yusril Ihza Mahendra

Saat itu Yusril menjenguk Abu Bakar Ba'asyir di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat pada Jumat.

"Jadi beliau [Yusril] yang datang. Beliau membesuk dan juga khotbah di masjid lapas dan sambil beliau beritahukan Abu Bakar Baasyir bahwa upaya yang selama ini dilakukan Alhamdulillah membuahkan hasil dan presiden sudah menyetujui bahwa Abu Bakar Baasyir dibebaskan," ujar Abdulrachim melalui sambungan telepon pada Anadolu Agency.

Menurut Abdulrachim, ayahnya dibebaskan dengan alasan kemanusiaan.

"Karena kondisi beliau yang sudah tua. Atas nama kemanusiaan itulah presiden mengambil kebijakan agar beliau dibebaskan tanpa syarat," tambah dia.

Abdulrachim pun memperkirakan ayahnya bakal bebas pada Senin atau Selasa pekan depan.

"Keputusan sudah oke tinggal penyelesaian administrasi saja," tegas dia.

Sebelumnya pada 2004, Ba'asyir divonis hukuman dua tahun dan enam bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dia terbukti terlibat dalam peristiwa bom Bali dan bom Hotel JW Marriott.

Di 2011, Ba’asyir kembali menerima vonis bersalah dan dihukum 15 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena terlibat dalam pendanaan pelatihan militer (i’dad) di Aceh.

Ba'asyir merupakan pimpinan dari Jama'ah Islamiyah yang berkaitan dengan kelompok teror Al-Qaeda.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın