Erric Permana
26 November 2018•Update: 26 November 2018
Erric Permana
JAKARTA
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melaporkan keberhasilan perwakilan TNI Angkatan Darat yang menjuarai lomba menembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke 28 tahun 2018.
Lomba itu diadakan di Malaysia.
Hadi Tjahjanto pun melaporkan kemenangan Indonesia tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo saat hadir dalam acara Apel dengan seluruh Dandim dan Danrem di Bandung, Jawa Barat pada Senin.
Hadi mengatakan ini merupakan turnamen AARM ke-13 yang berhasil dijuarai oleh kontingen Indonesia.
"Dan perlu kami laporkan, bahwa pencapaian tahun ini dengan 9 trofi dan 32 emas, memecahkan rekor prestasi sebelumnya," ujar Hadi.
Sebelumnya, dengan tambahan 1 medali perak dari cabang lomba Senapan Otomatis (SO) Match 3, kontingen TNI AD dipastikan menjadi juara umum pada Lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 yang diselenggarakan di Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia pada Sabtu.
Dengan tambahan medali perak di hari ke-7 maka Indonesia menutup kejuaraan bergengsi ini dengan 9 trofi, 32 emas, 14 perak dan 10 perunggu.
Indonesia pertama kali mengikuti AARM pada tahun 1991 dan hingga 2017 telah 12 kali menjadi juara umum dengan pencapaian medali terbanyak yaitu 31 medali emas pada tahun 2017 di Singapura.
Kadispenad Brigjen TNI Chandra Wijaya mengatakan para atlet tembak Indonesia yang berlaga di AARM ke 28 Tahun 2018 ini telah mengikuti seleksi secara ketat selama tujuh bulan, yaitu mulai awal Februari sampai dengan September 2018.