Pizaro Gozali İdrus
16 Oktober 2018•Update: 17 Oktober 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Indonesia akan memberikan bantuan kepada Palestina dengan total nilai Rp110 miliar untuk peningkatan kapasitas dan bantuan kemanusiaan.
“Ini kontribusi konkret satu kesatuan Indonesia, baik dari masyarakat maupun pemerintah, untuk Palestina,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memberikan konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki usai penandatanganan MoU, Selasa. .
Menteri Retno mengatakan Indonesia juga akan meningkatkan kontribusi kepada United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) dari USD200.000 menjadi USD2 juta pada 2019-2020.
Berdasarkan data Kemenlu, bantuan masyarakat Indonesia ke Palestina tercatat mencapai USD2,92 juta yang dikirim bersama 2.000 ton beras.
Salah satu bantuan diberikan oleh lembaga filantropis Indonesia Tahir Foundation senilai USD1,3 juta bagi UNRWA.
Badan Zakat Nasional (BAZNAS) juga memberikan bantuan dana kepada UNRWA dan Jordan Hashemite Charity Organization untuk Pengungsi Palestina.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang membahas rencana pembangunan rumah sakit Indonesia di Hebron, kata Menteri Retno.
Pemerintah Indonesia juga akan memberikan kontribusi untuk kerja sama capacity building sebesar USD2 juta untuk masa tiga tahun ke depan, termasuk dalam kerangka Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD).
“Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga Palestina dan bagi kemandirian Palestina yang merdeka” ujar Menteri Retno.