Politik, Nasional

Hamas minta Indonesia komunikasi dengan seluruh kelompok Palestina

Hamas memuji peran diplomasi Indonesia dalam membela Palestina

Pizaro Gozali İdrus   | 14.07.2018
Hamas minta Indonesia komunikasi dengan seluruh kelompok Palestina Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh mengadakan konferensi pers pada Idul Fitri di Gaza City, Gaza pada 14 Juni 2018. ( Mustafa Hassona - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

Pizaro Gozali

JAKARTA 

Gerakan Perlawanan Palestina Hamas meminta Indonesia membuka komunikasi dengan semua faksi di Palestina jika ingin memiliki pengaruh.

Hamas mengatakan Turki dan Mesir adalah dua negara yang punya pengaruh kuat di Palestina karena aktif berkomunikasi dengan seluruh kekuatan di Palestina.

“Mereka mau membantu perjuangan rakyat Palestina dan memiliki hubungan dengan tokoh-tokoh besar di Palestina,” ujar perwakilan Hamas untuk wilayah Asia Muslim Imran kepada Anadolu Agency, Jumat di Jakarta.

Ketua Palestinian Cultural Organization of Malaysia (PCOM) ini menilai wilayah Gaza dan Tepi Barat bisa bertahan karena adanya kelompok-kelompok perlawanan di Palestina.

“Siapa yang mempertahankan Gaza dan Tepi Barat kalau bukan mereka?” jelas Imran.

Imran mengapresiasi sepak terjang Indonesia dalam membela Palestina.

Bahkan, kata Imran, Indonesia aktif dalam bidang diplomasi internasional soal Palestina.

“Namun, sebagai negara Muslim terbesar dan demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki pengaruh moral yang besar,” kata kandidat doktor Hubungan Internasional di Universitas Islam Internasional Malaysia ini.

Menurut Imran, Indonesia adalah negara yang diperhitungkan Amerika Serikat di samping Turki, Mesir, dan Malaysia.

Bahkan saat hendak memindahkan Kedubes ke Yerusalem, AS juga menyampaikan pandangannya kepada Indonesia.

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia punya peran besar membantu perjuangan rakyat Palestina,” kata Imran.

Imran juga menilai gerakan sipil di Indonesia belum sepenuhnya terlibat dalam isu Palestina.

“Di sini ada banyak organisasi-organisasi kemanusiaan yang memberi dana, tapi berapa banyak kelompok advokasi? Tanya Imran.


Mahathir bela Palestina

Imran juga menyampaikan pandangannya tentang situasi di Malaysia pasca pemilihan umum.

Dia mengaku tidak khawatir dengan pergantian kepemimpinan di Malaysia yang membawa Mahathir Mohamad menjadi perdana menteri menggantikan Najib Razak.

Menurut Imran, Mahathir adalah sosok pemimpin yang membela Palestina sebagaimana Najib Razak.

“Selama menjadi oposisi, Mahathir sudah ikut dalam aksi peduli Palestina,” ujar Imran.

Imran menjelaskan seluruh kelompok politik di Malaysia aktif memberikan dukungan kepada Palestina, baik itu partai berhaluan Islam atau umum.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın