Rhany Chairunissa Rufinaldo
31 Agustus 2018•Update: 01 September 2018
Kubra Chohan
ANKARA
Turki berkolaborasi dengan Rusia dan Iran "untuk mencegah bencana seperti Aleppo" di Idlib, Suriah, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Kamis.
“Kami adalah bangsa yang menang di lapangan bukan di atas meja. Itulah mengapa di setiap kesempatan kami mengatakan bahwa kami harus hadir di lapangan, menjadi kuat di lapangan, dan berhasil di lapangan,” kata Erdogan, berbicara pada upacara Hari Kemenangan di ibu kota Ankara.
"Ini adalah cara kita untuk menghancurkan koridor teror di sepanjang perbatasan kita dengan Suriah."
Pernyataannya datang di tengah peringatan PBB tentang operasi yang direncanakan oleh pasukan rezim Suriah di provinsi Idlib yang akan mengarah pada "bencana kemanusiaan".
Idlib termasuk dalam wilayah zona de-eskalasi -- didukung oleh Turki, Rusia dan Iran -- di mana tindakan agresi dilarang secara tegas.
"Dengan mengadakan pembicaraan dengan Amerika, kami mencari cara untuk membersihkan Manbij di Suriah dari teroris," tambahnya.
Kesepakatan Manbij antara Turki dan AS berfokus pada penarikan kelompok teror YPG yang berafiliasi dengan PKK dari kota itu, untuk menstabilkan kawasan.