21 April 2018•Update: 22 April 2018
Etem Geylan and Guc Gonel
ISTANBUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan di Istanbul pada Jumat bahwa sekitar 4.250 teroris telah dilumpuhkan selama Operasi Ranting Zaitun di wilayah Afrin, Suriah barat laut.
Turki meluncurkan Operation Ranting Zaitun pada 20 Januari untuk membersihkan kelompok teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin di tengah meningkatnya ancaman dari kawasan itu.
Pada 18 Maret, pasukan yang didukung Turki membebaskan pusat kota Afrin, yang telah menjadi tempat persembunyian utama bagi YPG/PKK sejak 2012.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Erdogan juga menyatakan dukungannya untuk perang melawan kecanduan narkoba dan perdagangannya.
"Harta paling berharga dan kekuatan terbesar suatu bangsa adalah generasi dengan spiritual, mental, dan fisik yang sehat," kata Erdogan.
Dia juga menambahkan bahwa negara-negara yang kehilangan masa mudanya terhadap alkohol, narkoba, perjudian, dan teror akan memiliki masa depan yang gelap.
Erdogan juga mengingatkan bahwa perdagangan narkoba adalah sumber pendapatan utama bagi organisasi teroris seperti PKK.
"Mereka membentuk masyarakat dengan menjual obat-obatan dan kemudian mereka memperkuat mafia senjata dengan pendapatan ini," kata Erdogan.