Megiza Soeharto Asmail
06 Desember 2017•Update: 06 Desember 2017
Megiza Asmail
JAKARTA
Badan Meteorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan terkait siklon tropis untuk wilayah Indonesia sebelah selatan Khatulistiwa pada Selasa 28 November 2017 pukul 19.00 WIB.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan sejak itu siklon tropis Cempaka menyebabkan banjir, longsor, dan puting beling di 28 kabupaten atau kota di Jawa dengan jumlah pengungsi mencapai 28.190 jiwa.
Selama melintas di wilayah tersebut, sebanyak 41 orang meninggal dan hilang. BNPB mencatat, 25 korban jiwa tewas di Pacitan, 10 orang di Yogyakarta, empat orang di Wonogiri, dan masing-masing satu orang di Kabupaten Wonosobo dan Purworejo.
Tidak hanya itu, sepanjang siklon tropis Cempaka melalui kawasan tersebut juga menyebabkan 13 korban luka-luka.
BNPB mendata sebanyak 4.888 rumah rusak, 3.212 unit rumah terendam, 36 unit jembatan, 21 unit fasilitas pendidikan rusak, empat fasilitas peribadatan, dua fasilitas kesehatan rusak.
"Saat ini keberadaan silikon tropis Cempaka telah menjauh dari Indonesia. Namun kerugian karena siklon tersebut diprediksi mencapai angka triliunan rupiah," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa.