Iqbal Musyaffa
12 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
JAKARTA
Bank Indonesia mengatakan nilai tukar rupiah pada hari ini kembali melemah ke level Rp14.157 per dolar AS setelah pada pembukaan tadi pagi berada di level Rp14.000 sementara itu, imbal hasil (yield) SBN 10 tahun pada hari ini stabil di level 7,3 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan nilai tukar pada hari ini melemah dari penutupan pada hari Kamis kemarin yang berada di level Rp13.950 per dolar AS dan imbal hasil SBN 10 tahun 7,16 persen sementara imbal hasil obligasi AS 10 tahun sebesar 0,669 persen dan indeks dolar 96,73.
“Premi risiko credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per tanggal 11 Juni naik jadi 131,96 basis poin dari posisi per 5 Juni sebesar 113,59 basis poin,” ungkap Onny dalam keterangan resmi, Jumat.
Dia menambahkan pelemahan nilai tukar rupiah juga dipengaruhi oleh arus modal asing keluar (net sale) dari pasar keuangan domestik berdasarkan data transaksi pada periode 8 hingga 11 Juni sebesar Rp8,04 triliun yang terdiri dari arus modal keluar dari pasar SBN sebesar Rp7,51 triliun dan dari pasar saham sebesar Rp531,66 miliar.
“Berdasarkan data setelmen selama 2020 (year to date), terjadi arus modal asing keluar dari pasar keuangan domestik sebesar Rp136,75 triliun,” jelas Onny.