Ekonomi, Nasional

Pertamina satu-satunya perusahaan Indonesia di Fortune Global 500

Pada 2018 Pertamina membukukan pendapatan USD57,9 miliar atau meningkat hingga 34,9 persen dari tahun sebelumnya

Muhammad Nazarudin Latief  | 23.07.2019 - Update : 24.07.2019
Pertamina satu-satunya perusahaan Indonesia di  Fortune Global 500 Gedung Pertamina. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Muhammad Latief

JAKARTA 

Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun ini, membuktikan perusahaan ini sudah sejajar dengan perusahaan kelas dunia lainnya, ujar VP Corporate Communication Fajriyah Usman, Selasa.

Pertamina berada pada peringkat 175, melonjak 78 tingkat dari tahun sebelumnya di peringkat 253.

“Pertamina telah terbukti mampu bersaing di kancah dunia. Tantangan ke depan untuk dapat terus tumbuh,” ujar Fajriyah dalam siaran pers.

Menurut dia, pada 2018, Pertamina membukukan pendapatan USD57,9 miliar atau meningkat hingga 34,9 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk laba bersih, Pertamina berhasil meraup USD2,5 miliar dengan aset mencapai USD 64,7 miliar.

“Kalau karyawan ada 31.569 orang yang tersebar di seluruh dunia,” ujar dia.

Pemeringkatan Fortune Global 500 adalah ajang tahunan yang dilakukan majalah Fortune sejak 1955. Berawal dari daftar 500 perusahaan terbesar di AS dari berbagai sektor industri dan bisnis, pemeringkatan kini dilakukan berdasar 12 indikator.

Tolok ukur utamanya adalah besaran pendapatan termasuk pendapatan anak perusahaan.

Indikator lain adalah penyertaan modal pemegang saham, kapitalisasi pasar, keuntungan dan jumlah karyawan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.