18 Oktober 2017•Update: 18 Oktober 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Otoritas dari Bank Indonesia mengungkapkan jumlah uang palsu yang beredar di pasaran sudah menurun signifikan.
"Dulu uang palsu yang beredar jumlahnya ada ratusan lembar. Sekarang rasionya adalah ditemukan lima lembar uang palsu dalam satu juta lembar uang asli yang beredar. Jadi terhitung kecil," kata Direktur Departemen Pengolahan Uang Bank Indonesia Luctor E. Tapiheru di Jakarta, Rabu.
Berkurangnya jumlah uang palsu yang beredar dikarenakan ada kerja sama antara Bank Indonesia, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, dan masyarakat yang menerapkan tips 3D dalam bertransaksi sehari-hari.
Menurut Luctor, tips 3D (dilihat, diraba, diterawang) sangat efektif.
"3D sampai sekarang merupakan cara paling mudah dan efektif dalam mengenali uang palsu di masyarakat," kata Luctor lagi.
Selain itu Bank Indonesia punya alat pendeteksi uang palsu yang sensornya lebih kuat dan tajam dibandingkan alat pendeteksi uang palsu yang ada di bank pada umumnya.
Pihaknya berencana melakukan tindakan preventif seperti mendesain uang supaya makin sulit dipalsukan, selain juga mengedukasi masyarakat mengenai uang palsu.