Iqbal Musyaffa
05 Agustus 2020•Update: 05 Agustus 2020
JAKARTA
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada Desember diharapkan bisa menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal empat mendatang.
Menurut dia akan ada perputaran uang hingga Rp35 triliun pada Pilkada serentak, dalam bentuk biaya penyelenggaraan hingga dana kampanye para calon peserta kontestasi.
Dana ini bisa menggerakkan ekonomi setelah berkontraksi 5,32 persen pada kuartal kedua tahun ini.
“Dana penyelenggaraan sekitar Rp24 triliun dan mungkin dana yang dikeluarkan calon bupati, walikota, dan gubernur sekitar Rp10 triliun. Dana beredar diperkirakan mencapai Rp35 triliun,” ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers virtual, Rabu.
Menurut dia, uang yang beredar itu bisa meningkatkan konsumsi masyarakat, baik untuk pengadaan alat peraga, masker, cairan sanitasi tangan dan alat-alat kesehatan lainnya.
Dia menambahkan dalam kondisi pandemi ini, kesehatan dan ekonomi masyarakat merupakan dua sisi mata uang yang harus bisa berjalan beriringan, agar bisa tetap mendapatkan penghasilan namun terhindar dari paparan virus Covid-19.